LINK TERKAIT
















Hari ini tanggal :
27 May 2017
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31

Pelepasan Mahasiswa Unbara Kedesa Peninjauan Dan Pengandoan


BATURAJA, PE -Sebanyak 418 mahasiswa Universitas Baturaja (Unbara) kembali mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN). Kali ini diketahui jumlah tersebut tersebar di 26 desa di tiga kecamatan di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu(OKU) seperti Kecamatan Peninjauan, Kecamatan Pengandonan dan Kedaton Peninjauan Raya (KPR). Desa Kedondong Kecamatan Peninjauan salah satu desa yang mendapat jatah untuk didatangi mahasiswa KKN pada angkatan 18 ini. Rektor Unbara, Bambang Sulistyo mengatakan, KKN merupakan kegiatan akademik dengan beban perkuliahan 4 Sistem Kredit Semester (SKS). Syarat untuk bisa mengikuti KKN ini minimal mahasiswa atau mahasiswi sudah menempuh 110 SKS. Dengan demikian mahasiswa dinilai sudah memiliki kemampuan lebih dan benar-benar siap untuk melaksanakan KKN. Ada 418 mahasiswa dan mahasiswi yang dikirim mengikuti KKN tersebar di tiga kecamatan. Yakni Kecamatan Peninjauan, Kedaton Peninjauan Raya (KPR) dan Pengandonan,katanya. Program akademi KKN ini merupakan kegiatan dan kesempatan nyata bagi mahasiswa mengabdikan ilmunya langsung ke masyarakat. Selama 40 hari, mahasiswa bisa berkoordinasi dengan pihak kepolisian, dalam hal ini, Babinkamtibmas yang ada di desa. Di setiap desa ada Babinkamtibmas. Peserta KKN bisa koordinasi dengan kepolisian. Terutama dalam kegiatan sosialisasi tentang hukum dan bahaya narkoba kepada masyarakat. Ini sangat penting,ucapnya. Sementara, Bupati OKU, H Kuryana Azis, meminta kepada 418 mahasiswa Universitas Baturaja (Unbara) yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan ke XVIII tahun 2017 agar menjaga etika selama dititipkan di 26 desa yang ada di wilayahnya. Tolong adik-adik ikuti aturan yang ada dan menjaga etika selama KKN,tegas Kuryana, saat melepas peserta KKN Unbara angkatan ke XVIII tahun 2017 di halaman Pemkab OKU. Bupati mengatakan, tidak ingin mendengar ada peserta KKN Unbara yang mengalami musibah atau ada masalah selama KKN. Dulu ada peserta KKN dari universitas lain yang tewas tenggelam di Sungai Ogan gara-gara nekat berenang. Padahal, pihak panitia sudah mencegahnya. Nah, untuk sekarang saya tidak ingin hal itu terulang lagi, tegasnya. Selain itu Bupati juga meminta kepada peserta KKN agar jangan meninggalkan lokasi tanpa seizin dosen pembimbing. jangan terlalu sering pulang pergi ke lokasi KKN. Nanti ada yang kecelakaan seperti yang terjadi beberapa tahun lalu,kata Bupati. Kemudian Kuryana juga mengingatkan kepada tiga camat yang wilayahnya akan dijadikan lokasi KKN mahasiswa Unbara, yakni Peninjauan, Kedaton Peninjauan Raya (KPR) dan Pengadonan agar proaktif mengawasi seluruh kegiatan para peserta agar bisa terarah dan keamanannya terjaga. Jangan sampai ada mahasiswa yang mengeluh barang berharganya dicuri seperti yang terjadi sebelumnya. Alangkah malunya kita kalau sampai hal itu terjadi,tandasnya. YEN


Posted by okus expres -- 2017-05-14 05:24:09